Peringatan Maulid Nabi Sebulan Penuh

Peringatan Maulid Nabi Sebulan Penuh
Beberapa hari yang lalu kita sudah memasuki tanggal 1 bulan maulid, banyak cara yang dilakukan oleh umat muslim di dunia dan daerah untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW ini. Di beberapa daerah sobat mungkin kebanyakan memperingatinya tepat pada tanggal 12 bulan Maulid yaitu hari lahir Nabi Muhammad SAW saja, tetapi ada juga sebagian yang memperingati maulid nabi ini hingga sebulan penuh.

Seperti di daerah admin tinggal, tepatnya di desa yang kecil di kota yang kecil ini, Peringatan Maulid Nabi dirayakan sampai sebulan penuh, bukan hanya satu hari saja, yaitu pada saat Beliau lahir.

Di desa tempat tinggal admin sekarang, dapat dikatakan masyarakat yang tinggal di desa ini adalah orang-orang yang cukup agamis, sungguh beruntung admin tinggal di desa ini, karena masyarakatnya  memiliki rasa persaudaraan yang tinggi dan disertai dengan keyakinan agama yang kuat.

Banyaknya pondok pesantren yang berdiri, mulai dari yang kecil hingga yang besar ada di desa admin ini, adalah wujud dari kecintaan masyarakat kepada pendidikan agama.

Sehingga banyak para orang tua menitipkan anak-anaknya ke pondok pesantren dengan harapan kelak menjadi anak yang soleh dan soleha.
Baca juga : Kumpulan kata ucapan dan nasehat untuk hari santri

Peringatan Maulid Nabi yang dilakukan hingga sebulan lamanya adalah dengan cara memperingatinya di setiap rumah masing-masing, mengundang para tetangga membaca shalawat, dan doa-doa,

Bulan Maulid adalah bulan yang sangat dinanti oleh semua umat islam termasuk admin sendiri, karena suasana desa yang sangat ramai, banyak anak pondok yang pulang karena libur, ramai dengan suara sound sistem yang menyalakan puji-pujian shalawat untuk Nabi Muhammad,
Baca juga : 33 Usaha Potensial di Desa

Saking banyaknya yang mengundang, sampai-sampai admin sehari dapat undangan 3 atau 4 kali undangan untuk hadir di rumah tetangga, keren bukan?

Lalu mengapa kita harus memperingati maulid nabi?, dibawah ini admin sedikit mengulas dari sejarah yang terlupakan dari Maulid, yuk sob silahkan dibaca :


Sejarah Maulid Nabi :

Perayaan maulid Nabi, pertama kali dirintis oleh Shalahuddin Al-Ayyubi, sultan Mesir dari Bani Ayyub yang memerintah pada tahun 570-590 Hijriah atau 1174-1193 Masehi dengan daerah kekuasaan yang membentang dari Mesir samapi Suriah dan Semenanjung Arab.

Ketika itu dunia Islam tengah terlibat dalam perang salib berhadapan dengan bangsa Eropa, terutama bangsa Perancis, Jerman dan Inggris.

Pada tahun 1099, pasukan gabungan Eropa berhasil merebut Yerussalem dengan mengubah Masjid Al-Aqsha menjadi gereja,
Baca juga : Halloween Party Yes or No

Ketika itu dunia Islam seperti kehilangan semangat jihad dan ukhuwah, sebab secara politis terpecah belah dalam beberapa kerajaan dan kesultanan meskupun khalifahnya satu, yaitu Khalifah Bani Abbas di Baghdad, Iraq.

Melihat suasana lesu tersebut, Shalahuddin berusaha untuk membangkitkan semangat jihad kaum muslimin dengan menggelar Maulid Nabi pada 12 Rabiul Awwal,

Menurutnya, semangat jihad itu harus dibangkitkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, Namun gagasan itu sebenarnya bukan usulan Shalahuddin, tetapi usulan dari saudara iparnya, (bupati) di Irbil, Suriah Utara,

Pada awalnya gagasan Shalahuddin ditentang oleh para ulama, sebab sejak zaman nabi perayaan maulid itu tidak ada, apalagi didalam agama islam hari raya resmi cuma ada dua, yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha,

Namun Shalahuddin menegaskan bahwa perayaan Maulid hanyalah semarak syiar islam, bukan perayaan yang bersifat ritual,

Sehingga tidak dikategorikan sebagai bid'ah, kebetulan Khalifah An Nashir di Baghdad pun menyetujuinya,

Maka di tengah musim haji pada tahun 579 Hijriah atau 1183 Masehi, Shalahuddin menghimbau kepada seluruh jemaah haji agar setiap tahunnya memperingati Maulid Nabi dikampung halaman masing-masing,

Salah satu kegiatan dalam maulid Nabi yang yang pertama digelar oleh Shalahuddin pada tahun 580 H atau 1184 Masehi adalah sayembara menulis riwayat Nabi yang di ikuti oleh sejumlah ulama dan sastrawan,

Setelah dilakukan seleksi, pemenang pertama adalah Syaikh Ja'far Al-Barzanji yang menulis riwayat Rasulullah SAW dan keluhuran akhlaknya dalam bentuk syair yang panjang, yaitu Maulid Barzanji,

Ternyata peringatan Maulid Nabi yang digagas oleh Shalahuddin Al-Ayyubi mempu menggelorakan semangat jihad kaum muslim dalam menghadapi serangan agresi Barat dalam perang salib,

Shalahuddin berhasil menghimpun kekuatan, sehingga Yerussalem berhasil direbut pada tahun 583 H atau 1187 M,

Hingga, pada zaman sekarang, kebanyakan muslim di Negara-negara Islam merayakan maulid Nabi, seperti Mesir, Syria, Lebanon, Yordania, Palestina, Iraq, Kuwait, Uni Emirat Arab, Sudan, Yaman, Libya, Tunisia, Algeria, Maroko, Mauritania, Djibouti, Somalia, Turki, Pakistan, India, Sri Lanka, Iran, Afghanistan, Azerbaidjan, Uzbekistan, Turkistan, Bosnia, Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura dan negara islam yang lain,

Dikebanyakan negara arab, Peringatan Maulid Nabi merupakan hari cuti umum, oleh karena itu, sangatlah pantas bagi kita untuk selalu memperingati kelahiran Beliau sebagai bentuk syukur dan terima kasih yang dalam kepada Allah SWT atas karunia-Nya yang Agung dengan lahirnya Rasulullah SAW,
source : google, el-wardah

Jika ditempat admin Peringatan Maulid Nabi sampai sebulan, lalu bagaimana ditempat tinggal sobat?,

Kiranya demikian artikel ini, akhir kata apabila ada kurang dan lebihnya mohon dimaafkan, cukup sekian dan terima kasih.
Ad

Baca juga:

Peringatan Maulid Nabi Sebulan Penuh

Artikel Menarik Lainnya :