Kumpulan Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun

Kumpulan Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun
Kumpulan Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun
Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun
Kumpulan Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun - Emha Ainun Nadjib atau bersahabat disapa Cak Nun yaitu seorang tokoh intelektual, tokoh budayawan, dan seorang penyair. Beliau juga kerap menunjukkan kuliah umum di banyak sekali kota ibarat di Surabaya, Semarang, Jogja, Jakarta, dan masih banyak lagi. Yang unik dari sosok Can Nun yaitu pemikirannya yang antimainstream tapi bernilai dan berbobot tinggi juga pembawaannya yang sangat merakyat. Meskipun dia menempuh kuliah hanya satu semester saja, kemampuan otaknya tidak kalah dengan para profesor bahkan kadang sebagian profesor merasa minder apabila dijejerkan dengan Cak Nun.

Dalam percakapannya di beberapa lembaga diskusi, Cak Nun kerap memakai bahasa intelektual, bahasa seorang akademisi, dan bahasa yang ilmiah. Tak heran alasannya yaitu dia yaitu sastrawan yang sudah bersahabat dengan komposisi kata dan juga diksi. Kata dan istilah apa sajakah yang sering dipakai oleh Cak Nun? Mari kita simak berikut dibawah ini:

Istilah-Istilah Ilmiah Yang Sering Dipakai Oleh Cak Nun:

Akademis
Bersifat ilmiah, keilmuan, dan teoritis. Contoh kalimat:

"Pelajaran-pelajaran yang diberikan terlalu akademis."

Akselerasi
Peningkatan kecepatan. Contoh kalimat:

"Sepeda motor itu berjalan dengan akselerasi yang tergolong cepat."

Dialektika
Cara berpikir yang menghasilkan penjelasan. Contoh kalimat:

"Dalam hidup ini, kita harus bisa memahami dialektika budaya, dialektika sosial, dan dialektika-dialektika lainnya."

Identifikasi
Tanda kenal. Contoh kalimat:

"Anda akan kalah berhadapan dengan lawan yang tidak ada identifikasinya. Karena anda niscaya akan salah perhitungan."

Ilekhal
Tidak legal atau ilegal. Contoh kalimat:

"Di Amerika Serikat, terdapat sekitar 5,000 orang Indonesia yang bekerja secara ilekhal. Artinya mereka disana gelap dan tidak resmi kependudukannya."

Indikasi
Tanda-tanda atau petunjuk dari suatu hal. Contoh kalimat:

"Janganlah kau menuduh bule sebagai penjajah hanya lewat indikasi tidak bisa berbahasa Indonesia saat tinggal di Indonesia."

Individual
Berhubungan dengan perorangan. Contoh kalimat:

"Kesehatan itu sifatnya individual. Jadi, ketahanan anda pastinya berbeda dengan ketahanan orang lain."

Input
Awalan atau proses dari suatu tindakan yang menunjukkan hasil. Contoh kalimat:

"Ibadah yaitu input. Perilaku individunya barulah output."

Islah
Perdamaian. Contoh kalimat:

"Jika ada dua pihak yang berselisih, cobalah engkau islah-kan agar tidak terjadi perpecahan berkepanjangan."

Kapasitas
Kemampuan atau daya dalam melaksanakan sesuatu. Contoh kalimat:

"Kapasitas berpikir tiap insan berbeda-beda."

Kontaminasi
Tercemar atau terkontaminasi oleh unsur luar. Contoh kalimat:

"Anda jangan ter-kontaminasi oleh pemikiran-pemikiran bahwa Amerika itu identik dengan kejahatan yang biasanya selalu disalahkan saat terjadinya suatu insiden buruk."

Linier
Terletak pada suatu garis lurus. Contoh kalimat:

"Janganlah memandang secara linier. Luaskanlah pandanganmu."

Mobilisasi
Menggerakan atau akomodasi bergerak. Contoh kalimat:

"Kecilnya modal perusahaan itu membatasi mobilisasi dana dan kemampuan pemasaran."

Momentum
Saat yang tepat. Contoh kalimat:

"Setiap pengambilan keputusan tentunya diadaptasi dengan momentum-nya masing-masing. Ada yang tepat, ada yang tidak tepat."

Obyektif
Melihat pribadi pada bendanya. Contoh kalimat:

"Berpikirlah secara obyektif. Apa adanya."

Optimis
Penuh cita-cita dan keyakinan. Contoh kalimat:

"Anda harus optimis menjadi manusia. Jangan pesimis (ragu)."

Output

Hasil atau keluaran dari suatu tindakan. Contoh kalimat:

"Perilaku sosial yang baik yaitu output dari ibadah."

Overlap
Mendahului satu hal yang seharusnya berjalan bersamaan. Contoh kalimat:

"Kalau saya mempelajari pelajaran kelas 6 SD, nanti akan overlap dengan kemampuan saya yang masih tahap mempelajari pelajaran kelas 1 SD."

Policy
Bahasa Inggris yang berarti kebijakan. Contoh kalimat:

"Policy di Indonesia seharusnya diadaptasi dengan kebutuhan dan juga pantangan rakyat."

Relatif

Tidak mutlak atau sifatnya berbeda-beda. Contoh kalimat:

"Cantik itu relatif. Jika berdasarkan dia perempuan itu cantik, belum tentu berdasarkan saya dia cantik."

Sosiologi
Ilmu wacana sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat di wilayah tertentu. Contoh kalimat:

"Dalam sosiologi, kita berguru wacana sikap seseorang atau kelompok di suatu tempat."

Spekulatif
Bersifat sebatas dugaan. Contoh kalimat:

"Terlalu dini menyampaikan dia orang tidak baik. Karena itu sifatnya spekulatif. Tidak ada bukti."

Subjektif
Melihat berdasarkan beling mata diri sendiri. Contoh kalimat:

"Terkadang kita harus melihat sesuatu secara subjektif semoga bisa membaurkan antara opini pribadi dengan fakta."

Itulah beberapa istilah yang biasanya dituturkan oleh Cak Nun. Jika anda tidak menemukan kata yang hendak anda cari disini, anda sanggup menanyakannya lewat kolom komentar sehingga kami sanggup mengetahui dan menunjukkan tanggapan atas pertanyaan anda. Sekian. Terimakasih.

Artikel Menarik Lainnya :

Jika Sobat merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Sobat dapat membantu perkembangan blog ini berupa donasi via Paypal yang nantinya dapat digunakan untuk memperpanjang domain www.b38.web.id - Terima kasih.
Buka Komentar