Cara Mencegah Komputer atau Laptop Terkena Virus

Cara Mencegah Komputer atau Laptop Terkena Virus
Cara Mencegah Komputer atau Laptop Terkena Virus
Cara Mencegah Komputer atau Laptop Terkena Virus - selamat malam sahabat B38 blog , kali ini saya akan membagikan tips bagaimana cara mencegah komputer atau laptop kita agar tidak terkena virus, setelah anda membaca artikel saya yang kemarin yaitu tentang ciri komputer yang terkena virus  pastinya anda juga ingin tahu bagaimana cara mencegah agar komputer atau laptop kita aman dari virus.


Kenapa komputer kita bisa terkena virus ? , pertanyaan ini yang sering saya dapatkan dari teman-teman dan saudara-saudara saya, ketika anda baru pertama kali beli komputer atau laptop sebenarnya masih bersih dari virus, lalu dari mana virus bisa masuk ?, yang menyebabkan virus masuk adalah karena kesalahan dari user atau pemakai itu sendiri. apalagi bagi anda yang bekerja dikantor dan komputer digunakan oleh banyak orang, Nah itu dia jawabannya, jadi harus ada solusi yang cerdas bagaimana cara mencegah agar komputer atau laptop kita tidak mudah terserang oleh virus tersebut, berikut adalah langkah-langkanya :

1. Selalu berhati-hati terhadap Flashdisk, Memory Dan Sejenisnya

Salah satu cara yang paling sering virus menyebar di komputer adalah dengan melalui perangkat yang bisa berpindah pindah seperti flashdisk ataupun harddisk external, jadi sebaiknya scan total dahulu sebelum anda membuka dan mengambil file dari flashdisk.

2. Hindari klik dua kali pada Flashdisk, Memory Dan Sejenisnya

Kebiasaan ini yang sering kita lakukan, hindari klik dua kali pada file yang kita tidak pernah merasa mengcopy nya kedalam flashdisk, kesimpulannya adalah langsung hapus file atau folder yang dirasa asing, dan jangan klik dua kali karena anda akan mengaktifkan virus tersebut.

3. Hindari Mendownload Aplikasi Sembarangan

Supaya aman, sangat disarankan untuk tidak mendownload file dari sumber yang tidak terpercaya, misalnya mau mendownload game maka pergilah ke website resminya meskipun game nya berbayar sekalipun daripada harus nekat mendownload di website tidak jelas. Karena komputer yang sering terhubung ke internet rawan terkena virus.

4. Memakai Aplikasi Deep Freeze

Aplikasi Deep Freeze akan mempermudah anda untuk menghapus semua kesalahan dan mengembalikan kondisi komputer seperti semula yaitu cukup dengan satu kali restart. Namun perlu diketahui bahwa kelemahan Deep Freeze yaitu tidak bisa menyimpan file di partisi disk yang anda set, misalnya Disk C sebagai tempat menyimpan program Deep Freeze maka semua file yang anda simpan di C akan hilang, jadi sebaiknya dipindahkan ke disk lain seperti D ataupun yang lain.

5. Selalu Aktifkan Firewall

Terutama jika komputer anda selalu terhubung ke jaringan, firewall ibarat sebuah tembok penghalang bagi virus, malware ataupun hacker yang ingin membajak komputer anda melalui jaringan internet. Firewall dapat memutuskan apakah sebuah komputer bisa terhubung ke jaringan atau memblokirnya.

6. Kompresi File Penting Dalam Bentuk ZIP atau RAR

Jika anda memiliki file penting seperti Aplikasi , MS Word, Excel ataupun yang berektensi.exe maka sebaiknya lakukan kompresi file tersebut dalam satu file berformat ZIP ataupun RAR, tujuannya supaya virus tidak menginfeksi file tersebut. Dengan rutin melalukan pengkompresi seperti ini maka peluang virus untuk menyebar akan semakin kecil, terlebih jika sistem windowsnya sudah ada firewallnya.

7. Matikan Autorun

Untuk mengantisipasi supaya file atau program yang berisi virus tidak dapat dijalankan secara otomatis maka disarankan kepada pengguna untuk menonaktifkan fitur autorun pada komputernya. Banyak pengguna yang tidak mengerti betapa krusial posisi autorun karena disamping untuk dapat menjalankan program “Baik” secara otomatis, ia juga akan menjalankan file virus terutama berekstensi .exe tanpa di ketahui pengguna komputer.

8. Mengubah Ekstensi File

Saat ini banyak pula virus yang “menyamar” sebagai sebuah file berekstensi .doc ataupun excel. Biasanya file Ms Word dan Excel yang sudah terinfeksi akan berubah menjadi extensi .exe dan parahnya lagi file file tersebut tidak bisa dihapus begitu saja, apalagi jika file yang terinfeksinya sudah sangat banyak mau tidak mau harus melakukan installasi ulang program. Jadi sebaiknya ubah file .doc atau .xls menjadi ekstensi .rtf (Rich text format) karena lebih jarang virus menyerangnya.

9. Gunakan Kombinasi Antivirus

Menginstall dua macam program AV pada komputer anda, satu AV dari luar negeri dan satunya AV lokal. Contohnya kombinasi antara AV Avast dan SmadAv akan memberikan perlindungan ekstra kepada komputer anda, karena jika digunakan salah satu saja maka biasanya ada virus yang lolos. Apabila anda mempunyai spesifikasi komputer atau laptop yang rendah, cukup instal satu saja, agar kinerja komputer tidak lambat.

10. Update Antivirus

Mengupdate antivirus sangatlah penting apalagi jika anda selalu berinternet, karena setiap hari pasti akan bermunculan virus-virus baru, kalau anda tidak mengupdate nya maka anti virus tidak akan bisa menghapusnya.

11. Selalu browsing ke situs aman

Berselancarlah ke situs atau web yang aman dari virus, karena kebanyakan virus berasal dari web yang mengandung pornografi, judi dan sebagainya.

Sebenarnya antivirus yang paling baik adalah kita sendiri, anti virus terbaik tidak akan menjamin komputer aman dari virus, jadi tetaplah selalu belajar dari pengalaman.
Setelah anda mengetahui cara mencegah komputer atau laptop terkena virus, maka anda akan semakin paham bagaimana cara menggunakan komputer dengan baik dan benar, selain itu komputer anda akan memiliki waktu pemakaian jangka panjang, dan tugas atau pekerjaan akan terselesaikan dengan baik. 

Artikel Menarik Lainnya :

Comment Policy: Silahkan tinggalkan komentar Sobat sesuai dengan topik artikel di halaman ini. Komentar yang berisi Link tidak akan ditampilkan.
Buka Komentar