Cara Setting DNS Debian

Cara Setting DNS Debian
Cara Setting DNS Debian
Cara Setting DNS Debian

Cara Setting DNS Debian - selamat malam sahabat, artikel kali ini kita akan belajar bagaimana cara setting DNS di Debian, tutorial ini saya buat dengan jelas pada setiap langkahnya, agar bisa dipahami oleh siapapun, terutama bagi anda yang belajar komputer dan belajar jaringan komputer, sebelum kita mulai belajar cara konfigurasi DNS di debian ini, saya akan sedikit menjelaskan pengertian DNS dan Fungsi DNS terlebih dahulu.

Pengertian DNS

DNS (Domain Name System) adalah sebuah aplikasi layanan internet yang bertugas untuk menerjemahkan nama sebuah domain menjadi alamat Internet Protocol (IP), begitu juga sebaliknya.

Fungsi DNS

Fungsi DNS adalah mengkonversi atau merubah secara otomatis nama domain ketika anda mengetik alamat di address bar web brower ke alamat IP dari server Web hosting situs tersebut. Misalnya : ketika anda mengetik www.google.com maka secara otomatis DNS akan mengganti domain www.google.com ke ip 202.70.xxx.xxx inilah fungsi dari Domain Name System atau DNS.

Setelah memahami sedikit tentang pengertian DNS dan fungsi DNS di atas, diharapkan anda sudah mendapat gambaran apa yang akan kita pelajari pada kesempatan ini, pada tutorial setting DNS di debian ini, saya menggunakan Debian 7, namun apabila anda menggunakan versi dibawah atau diatasnya, caranya kurang lebih sama, hanya menyesuaikan saja, dan pada tutorial ini dibutuhkan dua komputer atau anda bisa mencobanya dengan virtualbox,  silahkan disimak langkah-langkah dibawah ini.

Cara setting DNS debian

Langkah 1

Silahkan login sebagai root terlebih dahulu, kemudian atur konfigurasi IP addressnya, untuk caranya bisa anda baca pada posting saya yang lalu disini. , berikut adalah konfigurasi ip address debian yang saya miliki :

1

Langkah 2

Setelah anda mengatur IP address, silahkan masukkan DVD 1 Debian 7, lalu ketik perintah :
# apt-cdrom add
tekan enter kemudian ketik kembali
# apt-get update
lalu tekan enter , selanjutnya install aplikasi DNS yaitu bind9, dengan cara ketik perintah :
# apt-get install bind9
Sehingga nampak seperti gambar dibawah ini :

2

Langkah 3

Kemudian masuk ke dalam direktori bind, agar lebih mudah dalam pengaturannya dengan mengetik perintah :
# cd /etc/bind
Kemudian lihat isi didalam direktori bind tersebut dengan cara mengetik perintah #ls , kemudian tekan enter sehingga nampak seperti gambar dibawah ini :

3

Kemudian edit file yang sudah saya beri tanda kotak merah diatas, dengan perintah :
# nano named.conf.default-zones
tekan enter sehingga tampak seperti gambar dibawah ini :

3a

Selanjutnya ganti "localhost" dengan nama website anda file "/etc/bind/db.local" menjadi "/etc/bind/db.b38" (db.b38 terserah anda memberi nama apa), kemudian zone "127" ganti dengan ip address anda namun penulisan ip address dibalik, ip address debian saya adalah 192.168.2.10 silahkan ditulis menjadi 2.168.192, lalu ganti juga db.127 menjadi db38 (db.38 boleh diganti boleh tidak terserah anda), sehingga setelah di edit akan nampak seperti gambar dibawah ini :

3b

Langkah 4

Kemudian copy file db.local ke db.b38 , dan db.127 ke db.38 dengan perintah :
# cp db.local db.b38
# cp db.127.db.38

Langkah 5

Kemudian edit file db.b38 dengan perintah :
# nano db.b38
kemudian tekan enter sehingga nampak gambar seperti dibawah ini :

5

Ganti localhost dengan alamat website anda, di sini saya akan memberi contoh dengan nama b38-blog.com, tekan Ctrl + W dan Ctrl + R dan tekan A ketik localhost kemudian b38-blog.com agar anda tidak mengetik satu-satu, kemudian pada 127.0.0.1 ganti dengan ip address debian anda, kemudian rubah tanda @ menjadi www dan AAA  menjadi A, kemudian ::1 ganti dengan ip address debian anda, sehingga setelah di edit akan nampak seperti gambar dibawah ini, lakukan dengan teliti dan hati-hati agar anda tidak mengulang langkah ini.

5

Kemudian tekan Ctrl X untuk keluar , dan tekan Y untuk menyimpan konfigurasi

Langkah 6

Pada langkah ini kita juga akan merubah file db.38 , yaitu dengan cara yang sama dengan mengetik
# nano db.38
Kemudian tekan enter sehingga nampak seperti gambar dibawah ini :

6

Ganti localhost dengan nama b38-blog.com, masih dengan cara yang sama yaitu tekan Ctrl + W dan Ctrl + R kemudian tekan A untuk merubah semua kata localhost, kemudian ganti angka 1.0.0 dengan angka ip address terakhir anda, karena ip address debian saya adalah 192.168.2.10, maka saya menggantinya dengan angka 10, sesuaikan dengan ip address anda, lakukan dengan teliti dan hati-hati, jadi setelah diedit akan nampak seperti gambar dibawah ini :

6a

Kemudian tekan Ctrl X untuk keluar , dan tekan Y untuk menyimpan konfigurasi

Langkah 7

Kemudian edit file resolv.conf dengan perintah :
# nano /etc/resolv.conf
Kemudian tambahkan baris perintah seperti dibawah ini :

7

Tekan Ctrl X untuk keluar dan tekan Y untuk menyimpan konfigurasi
Keterangan :

  1. search isikan dengan nama web yang tadi sudah anda isi
  2. nameserver isi dengan ip address debian anda

Langkah 8

Setelah semua selesai terkonfigurasi, restart paket bind9 agar debian mengupdate pengaturan yang kita lakukan tadi dengan cara :
# service bind9 restart
kemudian tekan enter, apabila pengaturan yang kita lakukan sudah benar maka akan nampak seperti gambar dibawah ini :

8

Langkah 9

Kemudian cek pengaturan yang sudah kita lakukan dengan cara mengetik perintah nslookup, perhatikan gambar dibawah ini :

9

test juga dengan melakukan ping seperti gambar dibawah ini :

9a

Pada gambar diatas menandakan bahwa konfigurasi yang kita lakukan sudah berhasil,

Langkah 10

Pada langkah ini kita akan mencoba mengakses pada komputer client, namun sebelumnya instal terlebih dahulu aplikasi web pada debian yaitu apache2, dengan mengetik perintah
# apt-get install apache2
kemudian edit file index.html dengan perintah :
# nano /var/www/index.html
Sehingga nampak seperti gambar dibawah ini :

10

Langkah 11

Lakukan pengujian pada komputer client, atur ip address client seperti gambar dibawah ini :


Keterangan :
Prefered DNS server dan default gateway : isikan ip address debian

Langkah 12 

Kemudian cek pada browser anda dengan mengetik alamat website yang telah anda buat tadi

12

Pada pengujian di komputer client apabila keluar seperti gambar diatas maka pengaturan yang kita lakukan sudah berhasil.

Demikian tutorial cara setting DNS Debian ini, selamat mencoba , dan semoga bermanfaat, terima kasih.

Artikel Menarik Lainnya :

Comment Policy: Silahkan tinggalkan komentar Sobat sesuai dengan topik artikel di halaman ini. Komentar yang berisi Link tidak akan ditampilkan.
Buka Komentar