Mengenal Struktur Direktory Linux

Mengenal Struktur Direktory Linux
Mengenal Struktur Direktory Linux
mengenal direktori linux

Mengenal Struktur Direktory Linux - selamat siang sahabat b38 blog, kali ini saya akan membuat artikel tentang bagaimana struktur direktori linux, karena dengan mengenal struktur direktori linux ini kita akan lebih paham bagaimana sistem yang ada di linux, tidak seperti di sistem operasi Windows yang sering kita temukan seperti drive C, drive D dan drive lainnya, di linux anda tidak akan menemukan drive-drive seperti itu, tetapi SDA1, SDA2, SDA3 dan sebagainya.

Keterangan :
S : menunjukkan hardisk type SATA
D : singkatan dari DEVICE.
A : menunjukkan bahwa device tersebut adalah device INTERNAL atau yang terpasang di dalam komputer seperti Harddisk internal
B : menunjukkan device tersebut adalah device EKSTERNAL seperti harddisk eksternal atau flashdisk.
1 dan 2 : menunjukkan nomor urut partisi.

Misalnya anda mempunyai hardisk 80 GB dan akan melakukan installasi Linux lalu akan membuat tiga buah partisi yaitu SDA1, SDA2, SDA3 maka penjelasannya adalah sebagai berikut :
  • SDA1 : digunakan sebagai swap dengan kapasitas 2 GB (dua kali kapasitas RAM)
  • SDA2 : digunakan sebagai / dengan kapasitas 20 GB (untuk system)
  • SDA3 : digunakan sebagai /home dengan kapasitas 58 GB (untuk data)

Secara logical partisi  /home memang berada di bawah / (root) namun sebenarnya data-data nya disimpan di dalam SDA3. karena  /home tersebut hanya di hubungkan ke dalam / (root). atau kalo di linux disebutnya di mount
Jadi pembagian seperti itu tidak hanya untuk partisi /home saja partisi lain seperti /var pun bisa dipisahkan seandainya kita masih memiliki partisi lain misalnya SDA4

Didalam Linux, file-file dikelompokkan lebih detail berdasarkan fungsinya, misalnya: semua file konfigurasi akan berada dalam direktori /etc. Tidak seperti Windows yang mengelompokkan file berdasarkan Program, Misal program Office, photoshop dan lain-lain , maka semua file program Office akan berada dalam direktori C:/Program Files/Office

Berikut adalah penjelasan struktur direktory linux :

/ (root)

Dibaca slash root merupakan akar dari seluruh direktori ,digunakan sebagai direktori system atau partisi pokok, partisi root (dilambangkan dengan / – bedakan dengan /root), Partisi root ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux, hampir sama dengan sistem windows yang biasanya ditaruh di drive C.

/root

Home direktori khusus super user (user root). Direktori ini sengaja dipisahkan dari direktori home user biasa di /home untuk menghandle jika partisi /home gagal di mounting maka system secara keseluruhan dapat diselamatkan oleh root. /root dibaca slash root, dan juga merupakan “home” nya superuser / root / administrator.

/home

Partisi /home sangat diperlukan untuk menghindari kehilangan data saat sistem anda crash atau rusak dan perlu diinstal ulang. Kondisi seperti itu diasumsikan hardisknya hanya digunakan untuk satu OS (linux). Anda bisa mempergunakan file sistem Linux ataupun file sistem Windows untuk partisi ini. Partisi /home selain digunakan untuk tempat penyimpanan data User juga digunakan oleh beberapa program untuk meletakkan file konfigurasinya. Sesuaikanlah ukuran partisi /home dengan kapasitas harddisk anda.
Sebenarnya anda bisa saja membuat lebih dari dua partisi untuk Linux. Misalnya, partisi khusus untuk direktori /boot, /home, /usr, /bin, /var, /etc atau partisi tambahan lainnya. Tapi, bagi pemula, cukup membagi-nya menjadi 3 partisi saja. Partisi swap (2x RAM komputer, sesuaikan kapasitas memory ), partisi root (/) sebagai partisi system, dan partisi /home untuk menyimpan data-data.

/swap

Partisi SWAP digunakan sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi ketika sistem menjalankan suatu program. Besarnya Partisi SWAP biasanya 2x ukuran RAM. Jadi jika ram yang anda gunakan adalah 1gb maka besarnya Partisi SWAP adalah 2gb.

 /boot

Berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on). termasuk didalamnya adalah kernel image linux.

/dev

Direktori yang merepresentasikan atau mewakili device hardware. Dalam GNU/Linux everything is files,semua device hardware komputer berada dibawah direktori ini. didalam directory ini isinya sebenarnya bukan benar-benar berisi file. Isi dari /dev ini berkaitan dengan perangkat-perangkat yang terdapat pada system. Misalkan untuk informasi port serial, port printer, dapat di berlakukan seperti membaca file. Misalkan perangkat serial terletak di /dev/tty01, kemudian partisi dalam harddisk di sebut sebagai /dev/sda7. dan lain sebagainya.

/etc

Direktori yang berisi file-file konfigurasi system, service program dan program yang terinstal didalam system. File-file konfigurasi ini dibutuhkan oleh paket-paket lain untuk menjaga system.

/lib

Merupakan direktori file-file library GNU/Linux yang mendukung binary files baik yang berada didirektori /bin maupun /sbin. Di direktori ini juga tersimpan berbagai macam librari yang digunakan untuk aplikasi lain. Konsep penggunaan librari bersama ini membuat aplikasi di linux dapat menghemat ukuran. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari ‘library’.

/mnt (mount)

Direktori yang disiapkan untuk mounting point device storage.didalamnya berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer. Dikarenakan pada sistem berbasis kernel 2.6.x sudah menggunakan /media, maka /mnt ini umumnya kosong.

/media

Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point. CD-ROM, DVD, flash disk, bahkan floppy disk juga akan termount di direktori ini.

/opt

Direktori yang berisi optional application software packages. Diharapkan dengan adanya direktori ini manajemen paket aplikasi tambahan dapat dilakukan dengan mudah. dan berisi aplikasi yang dapat diakses oleh semua user hampir sama dengan /usr/sbin/. jarang sekali di gunakan makanya dinamakan optional.

/proc

Merupakan direktori yang unik yang dinamis karena direktori ini berisi virtual file system yang menyediakan akses informasi kernel secara realtime.

/sys (system)

Direktory yang berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware.

/bin (binary)

Direktory yang berisi program yang berisi perintah-perintah umum yang bisa digunakan semua user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori), cd (untuk berpindah direktori).

/sbin (super binary)

Direktori ini pada prinsipnya sama dengan direktori /bin yang berisi file-file binary. Namun direktori /sbin ini hanya dapat diakses oleh user root dalam kondisi sistem normal. Users biasa tidak memiliki akses untuk menjalankan binary files di direktori ini

/tmp (temporary)

Direktori yang berisi temporary files artinya file-file yang sifatnya hanya dibutuhkan sekali saja. Direktori ini dapat diakses oleh semua users sistem.

/usr

Bisa dikatakan sebagai direktori utama dibawah main direktori tempat diletakkannya file-file , dan juga didalamnya tersimpan aplikasi dan utiliti yang spesifik dengan user. merupakan tempat dimana user menginstall aplikasi sendiri yang bukan official dari distro.

/var

Direktori tempat menampung file-file log system, spool files dan temporary e-mail files. Direktori ini sangat berguna untuk mengecek jejak kelakuan pengguna dan sistem Linux, di dalam direktori ini berisi data yang sangat dinamis. Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat misalnya file log. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. 
Jika digunakan didalam server. Sangat dianjurkan /var ini untuk diletakkan di partisi terpisah dikarenan direktori /var dapat membengkak dengan sangat cepat

/chroot

Direktory ini digunakan untuk menyimpan komponen dari chroot,biasanya dibuat pada linux yang akan digunakan sebagai DNS server.

/cache

Direktroy  cache ini digunakan untuk menyimpan cache dari proxy server, misalnya squid. Jika linux tidak digunakan sebagai proxy server, bisa diabaikan.
Perhatikan!
Huruf di GNU/Linux bersifat case sensitive huruf besar atau kecil dianggap berbeda 

Sekian artikel tentang mengenal struktur direktory linux ini , semoga bermanfaat dan terima kasih.
Baca juga:

Artikel Menarik Lainnya :

Comment Policy: Silahkan tinggalkan komentar Sobat sesuai dengan topik artikel di halaman ini. Komentar yang berisi Link tidak akan ditampilkan.
Buka Komentar