Halloween Party Yes Or No

Halloween Party Yes Or No
Halloween Party Yes Or No
Halloween Party Yes Or No
Halloween Party Yes Or No - Halloween adalah perayaan tahunan yang dirayakan setiap tanggal 31 pada bulan Oktober, tapi sebelumnya, tahukah kamu hari Halloween ini sebenarnya untuk merayakan apa?, kok sampai-sampai banyak orang yang merayakan dan memperingatinya. Benarkah pendapat orang yang mengatakan bahwa hari itu adalah hari dimana munculnya hantu-hantu, hari pemujaan setan, atau hanya ritual yang dilakukan secara turun-temurun yang diperingati oleh orang-orang jaman now tanpa mengerti asal-usul dan arti sebenarnya Halloween ini.

Istilah halloween sendiri berasal dari lingkungan gereja-gereja Katolik di Eropa. kata Halloween ini berasal dari pemendekan kalimat "All Hallows Eve" (Malam bagi Orang Kudus). Hari raya agama Katolik disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day), yang dirayakan pada tanggal 1 November pernah dikenal dengan All Hallows' Day yang merupakan penyingkatan dari All Hallowed Souls. Dalam bahasa Inggris, kata Hallowed (Holy) yang berarti Orang Kudus. Hari Raya semua orang kudus ditentukan oleh misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan dengan alasan ingin orang pagan mempercayai agama Kristen.

Hari Para Arwah (Day Of The Dead) adalah hari yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat yang kembali ke bumi, yang sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Mexico dan Filipina. Dari sini saja sudah dapat dilihat bahwa kita sebagai orang muslim tidak pantas merayakan Halloween. Karena jika kita ikut merayakan Halloween, sama saja kita merayakan hari raya pemeluk agama lain.

Memang, budaya dan status kita yang sebagai peniru, sering mendorong diri kita untuk mengikuti segala macam hal tanpa mengetahui terlebih dahulu manfaat hal tersebut. Sesuatu yang tampaknya "Wah" , "Waw" langsung saja diamalkan dan dilakukan. Padahal Halloween sangat identik dengan setan, hantu, tukang sihir, dan mahluk-mahluk menyeramkan lainnya yang berasal dari kebudayaan barat. Ya lagi-lagi kebudayaan barat menjadi sesuatu yang dianggap keren dan trend di jaman now ini.

Mungkin pernah terlintas di pikiran kita, tidak adakah kebudayaan dari negeri kita yang pantas go international?, Jawabnya, tentu banyak, tergantung dari kita yang mau melestarikannya atau tidak. Kebudayaan yang kita miliki harus dijaga dengan baik. Jangan sampai karena kurang menjaga kebudayaan atau apapun yang berasal dari negara kita diklaim atau diakui oleh negara lain. Karena bila itu terjadi, hubungan antar dua negara bisa kurang stabil, belum lagi konflik dalam negeri yang akan muncul.

Masih menurut legenda yang beredar, tepat pada tanggal tersebut roh-roh yang gentayangan akan mencari raga baru untuk ditempati sampai setahun berikutnya. Tentu saja orang yang masih hidup tidak akan mau tubuhnya 'dipinjam'. Maka dari itu mereka berdandan sehoror dan seseram mungkin agar tubuh mereka tidak dapat dirasuki oleh hantu dan setan. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan akan tradisi ini sudah menjadi semacam ritual yang terasa janggal bila tidak dirayakan.

Pada awalnya, tradisi perayaan Halloween ini dibawa ke Amerika pada tahun 1840-an oleh imigran dari Irlandia untuk membebaskan tanahnya dari bencana kekurangan pangan. Pada masa itu, penduduk Irlandia suka melakukan permainan "trick or treat". Dengan mengenakan kostum hantu-hantuan, anak-anak biasa berkeliling mendatangi setiap rumah dan mengetuk pintu. Dan selanjutnya tuan rumah biasanya membukakan pintu, kemudian membagikan kue-kue atau permen.

Tradisi unik yang lain di malam Halloween ini adalah dipasangnya wujud kepala boneka yang terbuat dari pahatan pada buah labu, dinamakan si Jack o-lantern (lentera si Jack). Tradisi ini kemungkinan juga berasal dari cerita rakyat Irlandia. Menurut legenda Irlandia, ada seorang laki-laki yang bernama Jack yang terkenal sebagai seorang peminum dan penipu. Pada suatu hari dia menipu setan dengan cara menyuruh setan untuk naik ke sebuah pohon. Jack kemudian memahat sebuah gambar salib didahan pohon tersebut, sehingga si setan terjebak di atas pohon dan tidak bisa turun. Kemudian Jack membuat perjanjian dengan si setan, bahwa jika setan berjanji tidak akan mengganggu dia lagi maka akan menurunkan si setan dari pohon tersebut.

Pada mulanya orang Irlandia menggunakan bahan dari buah lobak untuk membuat lentera si Jack. Akan tetapi pada saat mereka bermigrasi ke Amerika, mereka menemukan bahwa lebih mudah untuk menanam buah labu dari pada lobak. Sebab itulah lentera si Jack di Amerika berupa buah labu yang dilobangi bagian dalamnya, dan dimasuki semacam obor untuk penerangan.

Ironis memang, sesuatu yang tidak mengandung nilai moral sama sekali malah dirayakan oleh orang banyak. Jika kita kaji lebih lanjut lagi, Islam mengajarkan sesuatu yang lebih santun dan baik. Pada Kamis malam, arwah orang-orang yang telah meninggal menanti kiriman do'a maupun Al-Fatihah dari keluarganya. Pihak keluarga harus banyak mendoakan keluarga yang telah meninggal tersebut agar yang berada di alam kubur merasa bahagia. 

Seiring dengan perkembangan zaman, makin banyak pengetahuan yang kita dapat, sehingga kita juga dituntut harus lebih pintar dalam menyeleksi sesuatu yang ada di sekitar kita, sehingga dalam melakukan sesuatu kita telah memiliki pedoman.

Cukup sekian artikel tentang Halloween Party yes or no ini, pilihan untuk merayakan atau tidak ada pada diri Anda, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Artikel Menarik Lainnya :

Comment Policy: Silahkan tinggalkan komentar Sobat sesuai dengan topik artikel di halaman ini. Komentar yang berisi Link tidak akan ditampilkan.
Buka Komentar