40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud Menurut Hadist

40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud Menurut Hadist
40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud Menurut Hadist
40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud
40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud Menurut Hadist - sholat tahajud memiki banyak sekali manfaat juga keutamaan. Diantara manfaat dan keutamaan sholat tahajud adalah jalan meraih ridha Allah, dikabulkannya doa-doa dan juga pencegah dari berbuat dosa. Bahkan, lantaran banyaknya keutamaan dan manfaat sholat tahajud ini, Rasulullah tidak pernah meninggalkan sholat tahajud. Lantas apa saja keutamaan dan manfaat sholat di sepertiga malam ini?

40 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud:


Berikut 40 manfaat sholat tahajud yang dirangkum dari beberapa hadits mengenai sholat tahajud juga dalil dalam Alquran:

1. Jalan meraih Cinta dan Ridha Allah.
Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Darda "Ada 3 macam manusia, Allah SWT menyayangi mereka, tersenyum kepada mereka, dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya yaitu orang yang mempunyai istri bagus serta daerah tidur lembut dan bagus.

Kemudian ia bangun malam (untuk sholat), kemudian Allah SWT berkata: 'Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur." (Riwayat Ath-Thabrani).

Rasulullah SAW bersabda : “Allah menyayangi seorang pria yang bangun untuk shalat malam, kemudian membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air.” (HR Abu Daud).

2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: "Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam lantaran sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta epilog kesalahan dan penghapus dosa." (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaa Al Ghalil).

Rasulullah SAW bersabda: "Hendakah kalian mengerjakan qiyaamullail, bekerjsama ia yaitu kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan." (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim).

3. Jalan memohon pengampunan dan dihapuskannya dosa-dosa.
"Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam lantaran sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta epilog kesalahan dan penghapus dosa." (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaa Al Ghalil).

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, kemudian Dia berfirman: “Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, pasti Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, pasti Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari).

4. Jalan dikabulkannya doa-doa dan keinginan.
"Perintah Allah turun ke langit di waktu tinggal sepertiga yang simpulan dari waktu malam, kemudian berseru, adakah orang-orang yang memohon (berdoa) pasti akan kukabulakn, adakah orang yang meminta, pasti akan Kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan, pasti akan kuampuni baginya hingga tiba waktu Subuh." (Al-Hadis).

Rasululllah SAW bersabda “Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, kemudian Dia berfirman: “Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuninya.

Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, pasti Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, pasti Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari).

5. Mencegah Rasa Bosan Pada Allah di Dalam Hati Seorang Hamba yang Lemah.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata: “Al-Mahlabi menyampaikan Nabi Dawud Alaihissallam mengistirahatkan dirinya dengan tidur pada awal malam kemudian ia bangun pada waktu di mana Allah menyeru, ‘Adakah orang yang meminta?, pasti akan Aku berikan permintaannya!’ kemudian ia meneruskan lagi tidurnya pada malam yang tersisa sekedar untuk sanggup beristirahat dari lelahnya melaksanakan shalat Tahajjud.

Tidur terakhir inilah yang dilakukan pada waktu Sahur. Metode ibarat ini lebih dicintai Allah lantaran bersikap sayang terhadap jiwa yang dikhawatirkan akan merasa bosan (jika dibebani dengan beban yang berat,-ed) dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah tidak akan pernah merasa bosan hingga kalian sendiri yang akan merasa bosan.

Baca juga: Apa saja syarat sholat tahajud paling utama?

6. Jalan memperoleh Rahmat Allah SWT.
“(Apakah kau hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) alam abadi dan mengharapkan rahmat Rabb-nya?…” [Az-Zumar/39: 9].

7. Akan dicintai oleh seluruh orang sholeh dan makhluk-Nya.
Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya Allah SWT jikalau menyayangi seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata: “Wahai Jibril, saya menyayangi orang ini maka cintailah dia!” Maka Jibrilpun mencintainya, kemudian Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata:

“Wahai penduduk langit, bekerjsama Allah menyayangi orang ini, maka cintai pulalah dia oleh kalian semua, maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini.” (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW, yang bersabda: "Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memperlihatkan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.".

Adapun lima keutamaan di dunia itu yaitu akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan bisa mengucapkan kata-kata yang mengandung pesan yang tersirat dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama”.

8. Membawa cahaya pada wajah dan hati pendiri sholat tahajud.
Hasan Al-Basri ra ditanya oleh seseorang, "Mengapa orang yang bertahajud di waktu malam mempunyai muka yang bagus?". Hasan Basri menjawab: "Karena mereka menyendiri bersama Tuhan-nya pada malam hari, kemudian Ar-Rahman memperlihatkan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya." (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaamallail).

Yazid ar-Riqasyi berkata, “Shalat malam akan menjadi cahaya bagi seorang mukmin pada hari Kiamat kelak dan cahaya itu akan berjalan dari depan dan belakangnya. Sedangkan puasa seorang hamba akan menjauhkannya dari panasnya Neraka Sa’ir.” Lihat as-Shalaatu wat Tahajjud (hal. 298).

9. Membuat diri terlihat ganteng dan cantik.
Terkait dengan ini pula, Imam Ibnul Qayyim pernah berkata: "Sesungguhnya sholat malam itu sanggup memperlihatkan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Sebagian istri memperbanyak melaksanakan sholat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, ‘Sholat malam itu sanggup membaguskan wajah dan kami senang bila wajah kami menjadi lebih bagus".

Nabi menjelaskan dalam sebuah hadist “ bahwa orang yang melaksanakan sholat tahajud akan wajahnya akan terlihat atampan atau bagus di siang harinya.” (HR Ibnu Majah).
Syuraik berkata, “Barangsiapa yang banyak shalatnya di malam hari, maka wajahnya akan tampak indah di siang hari.” Lihat al-Kaamil karya Ibnu ‘Adi, (II/526).

10. Menjadikan Bijaksana dan Lisan Mengatakan Kata-Kata Penuh Hikmah dan Diberikan Pemahaman Agama.
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (Al-Furqan 25: 63-64).

Rasulullah SAW, yang bersabda: "Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memperlihatkan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.".

Adapun lima keutamaan di dunia itu yaitu akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan bisa mengucapkan kata-kata yang mengandung pesan yang tersirat dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama”.

11. Menenangkan hati.
Al-‘Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan tanggapan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa.

Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan galau gulana mereka di atas daerah tidur ketika bangun untuk melaksanakan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga.” [Baca Haadil Arwaah ilaa Bilaadil Afraah oleh Ibnul Qayyim (hal. 278)].

12. Sebagai Bentuk Syukur Seorang Hamba.
Diriwayatkan Aisyah R.A, ia berkata : “Nabi SAW mengerjakan shalat malam hingga abses kedua telapak kaki beliau,lalu saya katakan kepada beliau,’Mengapa engkau melaksanakan ibarat ini, ya Rosulullah, padahal dosamu yang kemudian maupun yang akan tiba telah diampuni oleh Allah? ‘Beliau menjawab,’Apakah saya dihentikan menjadi hamba Allah yang bersyukur?” (HR Bukhori VIII/449 dan Muslim 2819 dan 2820).

13. Mengimplementasikan Sholat Sunnah Rasulullah SAW yang paling utama dan paling dicintai.
Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan yaitu (berpuasa pada) bulan Allah yang mulia (Muharram) dan shalat yang paling utama sesudah shalat wajib yaitu shalat malam.”.

Rasulullah SAW bersabda: “Sholat yang paling afdhol sesudah sholat fardhu yaitu sholat malam” (HR. An Nasa’i).

Rasulullah SAW bersabda: “Shalat yang paling dicintai Allah yaitu shalat Nabi Dawud Alaihissallam dan puasa yang paling dicintai Allah juga puasa Nabi Dawud Alaihissallam. Beliau tidur setengah malam, bangun sepertiga malam dan tidur lagi seperenam malam serta berpuasa sehari dan berbuka sehari.” (HR Bukhori hadits nomor 3420).

‘Abdullah bin Qais mengatakan, bahwa ‘Aisyah Radhiyallahun anhuma berkata: “Janganlah kalian meninggalkan shalat malam lantaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya. Jika dia sakit atau malas, dia shalat dalam keadaan duduk.” [HR. Abu Dawud dalam kitab ash-Shalaah, penggalan Qiyaamil Lail, (hadits no. 1307)].

14. Digolongkan sebagai seorang hamba yang selalu berdzikir.
Bersabda Nabi SAW : “Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud).

15. Digolongkan sebagai hamba yang bertakwa dan berbuat kebaikan.
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman nirwana dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan oleh Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) yaitu orang-orang yang berbuat kebaikan, (yakni) mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (Adz-Dzariyat: 15-18).

16. Menjadi sebaik-baik hamba Allah SWT.
Ibnu Hajar berkata: “Yang menjadi dalil dari duduk masalah ini yaitu sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Sebaik-baik hamba yaitu ‘Abdullah seandainya ia melaksanakan shalat pada sebagian malam.’ Kalimat ini mengindikasikan bahwa orang yang melaksanakan shalat malam yaitu orang yang baik.”.

Ia berkata lagi, “Hadits ini memperlihatkan bahwa shalat malam bisa menjauhkan orang dari adzab.” (HR. Al-Bukhari).

17. Mendapatkan daerah yang tinggi dan terpuji di sisi Allah SWT.
Ath-Thibi berkata: “Demi hidupku, sungguh, seandainya tidak ada keutamaan dalam melaksanakan shalat Tahajjud selain pada firman Allah: “Dan pada sebagian malam hari bershalat ta-hajjudlah kau sebagai suatu ibadah embel-embel bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengang-katmu ke daerah yang terpuji.” [Al-Israa’/17: 79].

18. Memperoleh banyak sekali kemuliaan.
Rasulullah SAW, yang bersabda: "Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memperlihatkan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.".

Adapun lima keutamaan di dunia itu yaitu akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan bisa mengucapkan kata-kata yang mengandung pesan yang tersirat dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama”

Dalam riwayat yang lain, dikatakan bahwa Jibril pernah berkata kepada Rasulullah Saw: "Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan sholat malam. Dan kegagahan orang beriman yaitu perilaku berdikari dari tunjangan orang lain".(Silsilah Al-Hadis Ash-Shahihah).

“Bila Allah mengumpulkan semua insan dari yang pertama hingga yang terakhir pada hari Kiamat kelak, maka tiba sang penyeru kemudian memanggil dengan bunyi yang terdengar oleh semua makhluk, ‘Hari ini semua yang berkumpul akan tahu siapa yang pantas mendapat kemuliaan!’ Kemudian penyeru itu kembali seraya berkata, ‘Hendaknya orang-orang yang ‘lambungnya jauh dari daerah tidur’ bangkit, kemudian mereka bangkit, sedang jumlah mereka sedikit.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam al-Musnadul Kabiir).

Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma berkata, “Kemulian seseorang terletak pada shalatnya di malam hari dan sikapnya menjauhi apa yang ada pada tangan orang lain.” (Kitab Mukhtashar Qiyaamil Lail).

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas ra. bahwa Nabi SAW bersabda yang artinya: “Orang-orang yang paling mulia dari umatku ialah mereka para pembawa Al-Qur’an dan orang-orang yang senantiasa sholat di malam hari.”.

19. Memperoleh Kewibawaan
Rasulullah SAW bersabda “Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya” (HR. Hakim; hasan).

Wahab bin Munabih berkata, “Shalat di waktu malam akan mengakibatkan orang yang rendah kedudukannya, mulia, dan orang yang hina, berwibawa. Sedangkan puasa di siang hari akan mengekang seseorang dari dorongan syahwatnya. Tidak ada istirahat bagi seorang mukmin tanpa masuk Surga.” (Kitab as-Shalaatu wat Tahajjud hal 299).

20. Satu Rakaat Sama Dengan 10 Rakaat di Siang Hari.
Dari Ya’la bin ‘Atha’ ia meriwayatkan dari bibinya Salma, bahwa ia berkata, “‘Amr bin al-‘Ash berkata, ‘Wahai Salma, shalat satu raka’at di waktu malam sama dengan shalat sepuluh raka’at di waktu siang.” (ash-Shalaah wat Tahajjud oleh Ibnu al-Khirath hal 298).

21. Mendapatkan Pahala yang Besar.
“Lambung mereka jauh dari daerah tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkah-kan sebagian dari rizki yang Kami berikan ke-pada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata, sebagai tanggapan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” [As-Sajdah/32: 16-17].

Al-‘Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan tanggapan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa.

Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan galau gulana mereka di atas daerah tidur ketika bangun untuk melaksanakan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga.” Baca Haadil Arwaah ilaa Bilaadil Afraah oleh Ibnul Qayyim (hal. 278).

Dari al-Hasan al-Bashri berkata, “Kami tidak mengetahui amal ibadah yang lebih berat daripada lelahnya melaksanakan shalat malam dan menafkahkan harta ini.” Lihat ash-Shalaatu wat Tahajjud (hal. 298).

22. Mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan alam abadi pada waktu itu, maka Allah pasti akan memperlihatkan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam.” (HR Muslim).

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya di dalam Taurat tertulis, ‘Sungguh Allah telah memperlihatkan kepada orang-orang yang lambungnya jauh dari daerah tidur apa yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh indera pendengaran dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia, yakni apa yang tidak di-ketahui oleh Malaikat yang erat kepada Allah dan Nabi yang diutus-Nya.'” (HR. Al-Marwazi).

Thalhah bin Mashraf berkata, “Aku mendengar bila seorang pria bangun di waktu malam untuk melaksanakan shalat malam, Malaikat memanggilnya, ‘Berbahagialah engkau lantaran engkau telah menempuh jalan para jago ibadah sebelummu.'” Thalhah menyampaikan lagi, “Malam itu pun berwasiat kepada malam setelahnya supaya membangunkannya pada waktu di mana ia bangun.” Thalhah menyampaikan lagi, “Kebaikan turun dari atas langit ke pembelahan rambutnya dan ada penyeru yang berseru, ‘Seandainya seorang yang bermunajat tahu siapa yang ia seru, maka ia tidak akan berpaling (dari munajatnya).’” Atsar ini diriwayatkan oleh al-Aajuri dalam Fadhlu Qiyaamil Laili wat Tahajjud (hal. 58).

23. Dicatat sebagai hamba yang shalih, taat dan ikhlas.
Hadis Rasulullah SAW yang berbunyi: "Barang siapa mengerjakan sholat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas." (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).

“Biasakanlah dirimu untuk shalat malam lantaran hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad).

Baca juga: Bagaimana niat dan tata cara sholat qiyamul lail (tahajud)?

24. Dilihat Sebagai Hamba yang Istimewa di Mata Allah
Siapapun yang melaksanakan shalat tahajjud akan terlihat sebagai orang istimewa di mata Allah SWT. Itu lantaran doa ini dilakukan pada malam hari dan itu yaitu ketika yang Istimewa dan sungguh-sungguh dengan Allah.

"Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka bekerjsama kau berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kau bangun berdiri, dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa ketika di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar)". (At-Tur 52: 48-49).

25.Menguatkan Quran yang sudah dihafal.
“Sesungguhnya bangun di waktu malam yaitu lebih sempurna (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih terkesan.” [Al-Muzzammil/73: 6]

26. Mempercepat meraih keinginan dan rasa aman.
Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah, bekerjsama Allah tertawa terhadap dua orang laki-laki: Seseorang yang bangun pada malam yang hambar dari ranjang dan selimutnya, kemudian ia berwudhu’ dan melaksanakan shalat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada para Malaikat-Nya, ‘Apa yang mendorong hamba-Ku melaksanakan ini?’ Mereka menjawab, ‘Wahai Rabb kami, ia melaksanakan ini lantaran mengharap apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu pula.’ Allah berfirman, ‘Sesungguhnya Aku telah memperlihatkan kepadanya apa yang ia harapkan dan memperlihatkan rasa kondusif dari apa yang ia takutkan.'” (HR. Ahmad).

27. Berhasil dalam jihad melawan hawa nafsu dan setan.
“Syaitan mengikat di pangkal kepala seseorang darimu ketika ia tidur dengan tiga ikatan yang pada masing-masingnya tertulis, ‘Malammu sangat panjang, maka tidurlah!’ Bila ia bangun kemudian berdzikir kepada Allah, maka satu ikatan lepas, bila ia berwudhu’ satu ikatan lagi lepas dan bila ia shalat satu ikatan lagi lepas.

Maka di pagi hari ia dalam keadaan semangat dengan jiwa yang baik. Namun jikalau ia tidak melaksanakan hal itu, maka di pagi hari jiwanya kotor dan ia menjadi malas.” (HR. Bukhari, 1142).


28. Mencegah diri dari berbuat dosa dan kemungkaran.
"Hendakah kalian mengerjakan qiyaamullail, bekerjsama ia yaitu kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan." (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim).

“Allah telah mengakibatkan pada kalian shalat kaum yang baik; mereka shalat di waktu malam dan berpuasa di waktu siang. Mereka bukanlah para pelaku dosa dan orang-orang yang jahat.” (HR. ‘Abd bin Humaid, 1810).

29. Menjauhkan diri dari setan.
"Suatu hari pernah diceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wacana orang yang tidur semalam suntuk tanpa mengingat untuk sholat, maka dia menyatakan: “Orang tersebut telah dikencingi setan di kedua telinganya ” (Muttafaqun ‘alaih).

“Setan mengikat pada ujung kepala salah seorang diantara kalian jikalau tidur dengan tiga ikatan. Masing-masing ikatan mengatakan: “Engkau masih mempunyai malam yang panjang, maka tidurlah!’ Jika ia bangun lantas menyebut nama Allah, maka terlepaslah satu ikatan. Jika ia berwudlu, maka lepaslah ikatan berikutnya.

Dan jikalau ia mengerjakaan shalat, maka terlepaslah satu ikatan lagi, sehingga keesokan harinya ia menjadi giat, demikian juga jiwanya akaan menjadi baik. Jika tidak demikian, maka keesokan harinya ia menjadi kotor jiwanya lagi pemalas.” (HR. Muslim 1163).

30. Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati.
Hadis Rasulullah SAW yang berbunyi: "Barang siapa mengerjakan sholat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas." (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).

31. Cara Ampuh Menghilangkan Kemalasan dan Hawa Nafsu.
Sholat tahajud yaitu cara ampuh untuk menghilangkan kemalasan dan nafsu. Melakukannya di malam hari akan menciptakan kita lebih siap untuk menyambut hari esok. Musuh terbesar dalam diri insan yaitu nafsu. Melaksanakan doa tahajud mungkin agak berat bagi sebagian orang lantaran didirikan pada jam dimana kita biasanya tertidur.

Godaan untuk pergi tidur tentu sangat besar ketika itu. Oleh lantaran itu, orang yang bangun dari tidurnya untuk melaksanakan sholat tahajud berarti ia telah berhasil menahan godaannya dalam penyembahan kepada Allah SWT.

32. Meningkatkan kesehatan, kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.
"Hendakah kalian mengerjakan qiyaamullail, bekerjsama ia yaitu kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan." (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim)

Dalam sebuah penelitian disertasi berjudul “Pengaruh Sholat Tahajjud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik : Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi” yang dilakukan oleh Prof.Dr.Muhammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya pada 41 responden siswa 23 siswa yang tidak rutin tahajud dan 19 siswa rutin tahajud.

Para siswa yang sholat tahajjud dengan rutin dan lapang dada berbeda dengan siswa yang tidak melaksanakan sholat tahajjud. Mereka yang melaksanakan sholat tahajjud tersebut mempunyai kadar hormon kortisol (hormon stress) yang rendah. Hal ini menunjukan mereka mempunyai ketahanan tubuh yang berpengaruh dan kemampuan individu yang tangguh sehingga bisa menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil. Juga lebih gampang terhindar dari segala jenis penyakit.

33. Melancarkan anutan darah.
Kemudian dari sisi sains pengobatan, kita akan menghirup oksigen di atmosfer bumi sekitar pukul 03.00 hingga terbit matahari sehingga ketika menggerakkan otot-otot yang berada dalam tubuh kita maka akan menciptakan tubuh kita segar dan melancarkan anutan darah di tubuh kita. Oksigen akan hilang dari atmosfer bumi selepas matahari terbit dan tidak tiba lagi hingga besok pagi. Hanya insan yang bangun pada waktu ini yang sanggup menikmati oksigen tersebut. -Republika.

34. Memperbesar Rongga Paru-Paru dan Mencegah Infeksi Pernapasan
Secara kasar, pertama kita berdiri tegak kemudian mengangkat kedua tangan (bertakbir) dan meletakkan tangan di atas dada. Gerakan-gerakan tersebut telah membesarkan rongga dada kita sehingga paru-paru akan terasa lapang. -Republika.

Menurut salah satu pakar kesehatan Universitas Indonesia, sholat tahajud sanggup bermanfaat untuk mendukung gaya hidup sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah pemularan penyakit ISPA. Penyakit ini disebabkan oleh virus salah satunya yaitu penyakit infeksi terusan pernafasan akut.

35. Dipelihara oleh Allah dari segala macam bencana.
Rasulullah SAW, yang bersabda: "Barangsiapa melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memperlihatkan 9 macam kemuliaan: 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat."

Adapun lima keutamaan di dunia itu yaitu akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana, tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di mukanya, akan dicintai para hamba Allah yan shaleh dan dicintai oleh semua manusia, lidahnya akan bisa mengucapkan kata-kata yang mengandung pesan yang tersirat dan akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama”.

36. Jalan Meraih Husnul Khotimah.
Setiap makhluk hidup akan mati dan mati dalam keadaan Husnul khotimah didambakan oleh semua orang yang beriman. Husnul khotimah yaitu mati dalam kondisi baik dan dijamin masuk surga. Berdoa shalat tahajud akan mengingatkan diri kita kepada Allah lantaran ajal pasti akan menjemput kita tanpa kita sadari. Semoga dengan terus melaksanakan shalat tahajud bisa membawa kita ke husnul khotimah.

37. Meringankan lamanya berdiri pada hari kiamat.
Ibnu Abbas ra, yang berkata: "Barang siapa yang senang bila lamanya berdiri di hari simpulan zaman diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir." (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir).

Rasulullah SAW bersabda: “Ada tujuh golongan yang akan dilindungi Allah dalam lindungan-Nya pada hari tidak ada proteksi selain perlindungan-Nya: Imam yang adil, cowok yang rajin beribadah, seorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai, bertemu dan berpisah hanya lantaran Allah, seorang pria yang diajak oleh seorang perempuan terhormat dan cantik, kemudian ia berkata saya takut kepada Allah, seorang yang menyembunyikan sedekahnya tidak ingin dilihat orang, dan seorang yang mengingat Allah dalam keheningan hingga menitikkan airmata.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

38. Mendapatkan dispensasi ketika dihisab.
Al-Awza’i berkata, “Aku mendengar barangsiapa yang usang melaksanakan shalat malam, maka Allah akan meringankan siksanya pada hari Kiamat kelak.” [Kitab Mukhtashar Qiyaamil Lail, (hal. 66)].

39. Penyelamat dari siksa api neraka.
Ibnu Umar r.a pernah meriwayatkan bahwa pada masa Rasulullah SAW, ketika seseorang bermimpi, ia akan menceritakan mimpi tersebut ke Rasulullah SAW. Aku pun berharap mendapat mimpi yang sanggup kuceritakan kepada Rasulullah SAW.

Dia berkata, "Aku yaitu seorang anak muda perjaka. Aku tidur di masjid pada Rasululullah Saw, maka saya bermimpi seolah-olah dua malaikat mengambilku dan membawaku ke neraka, ternyata ia yaitu bangunan ibarat bangunan sumur. Ia mempunyai dua palang ibarat palang sumur.

Di dalamnya terdapat insan yang telah saya kenal. Maka saya mulai mengucapkan, 'Aku berlindung dengan nama Allah dari neraka'. Kemudian seorang malaikat menemui keduanya, maka dia berkata kepadaku, 'Janganlah takut!' (Mimpi ini) saya ceritakan kepada Hafshah, maka Hafshah menceritakannya kepada Rasulullah dan dia bersabda, "Sebaik-baik lelaki yaitu Abdullah, andaikata dia mengerjakan sholat pada waktu malam." Salim berkata, 'setelah itu Abdullah tidak tidur pada malam hari kecuali hanya sebentar." (HR Bukhari dan Muslim).

40. Jaminan masuk nirwana dengan selamat.
Manfaat sholat tahajud yang terakhir yaitu mendapat jaminan masuk surga. Ini sesuai dengan keterangan dari sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi: "Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, sholat malamlah ketika orang pada terlelap, maka masuklah nirwana dengan selamat". (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmidzi).

Itulah tadi 40 manfaat dan keutamaan serta keajaiban dari Sholat tahajud menurut hadist Nabi Muhammad SAW, semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Artikel Menarik Lainnya :

Jika Sobat merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Sobat dapat membantu perkembangan blog ini berupa donasi via Paypal yang nantinya dapat digunakan untuk memperpanjang domain www.b38.web.id - Terima kasih.
Buka Komentar